Provinsi Bangka Belitung.
Joker -Merah.com – BANGKA BARAT — Satuan tugas khusus (Satgassus) yang di bentuk PT. Timah Tbk dan Pemerintah pusat di duga ada tebang pilih, dari belasan kolektor yang timahnya di amankan oleh Satgassus. Sepanjang operasi, ada satu kolektor yang laput dari sentuhan tim aparat pusat.
Informasi yang berhasil di dapatkan, AH sang kolektor timah ternama yang berada tinggal dan memiliki gudang di Desa Bakit, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat. Hingga detik ini belum tersentuh oleh Satgassus. Apakah para tim satgassus tidak berani melakukan tindakkan di karenakan ada yang orang besar di belakang AH.

AH yang di ketahui merupakan anak mas salah satu Smelter di Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka itu, bukanlah rahasia umum lagi, Ia merupakan kelas kakap nomor dua dari terbesar dari Thamron alias Aon Koba yang di tangani Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
Flash Back kebelakang AH telah dua kali berurusan dengan hukum di antaranya, kasus sawit yang di tangani oleh Gakkum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tahun 2016 lalu dan kasus timah yang di tangani Polda Kepulauan Bangka Belitung. Saat itu AH tidak sendiri Ia di temani satu pengusaha lainya yakni Ag dan mendekam di jeruji Polda Babel.
ML (40) warga Kecamatan Parittiga menjelaskan kalau ada beberapa nama kolektor timah yang berhasil diamankan pasir timahnya oleh Satgassus, namun satu nama masih belum tersentuh.
“Kita lihat sendiri, AH itu kan pemain besar bang, sekelas liku cs aja kemarin kena hajar oleh Satgassus, nah coba kita lihat tim satgassus ini berani tidak sentuh AH, pastilah tidak berani bang,”Kata ML.
ML juga mengatakan kalau AH dua kali di tahan oleh aparat kepolisian, yang pertama kasus sawit di dalam kawasan hutan lindung yang di tangani oleh Gakkum KLHK dan di titip di Mabes Polri dan kasus Timah bersama AG. Yang di tangani oleh Subdit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Bangka Belitung.
Tim.













